Cara memasang ring piston motor

Ada tehnik tersendiri bila ingin memsang ring piston (seher) dan tidak boleh sembarangan. Apalagi jika dipakai pada mesin 4-tak. Itu karena piston ini memiliki dua ring kompresi dan satu ring oli atau pelumasan.

“Ada perbedaan antara ring kompresi 1 dan ring kompresi 2. Jika salah dalam menentukan mana yang ring kompresi 1 dan mana yang ring kompresi 2, fungsi yang diharapkan dari pemasangan ring tersebut tidak akan terpenuhi,” buka Sukma Tjatur salah satu instruktur yang ada di VEDC Malang.

Meskipun sama berfungsi memampatkan kompresi di ruang bakar, tapi tiap ring punya peran berbeda. Ring kompresi 1 yang permukaannya rata, berfungsi menekan dinding silinder sehingga kompresi tak bocor.

Ring kompresi 2, permukaannya lebih menyudut. Selain berfungsi menjaga kerapatan, juga berfungsi membersihkan sisa lapisan minyak atau oli yang ada di dinding silinder. Sehingga bisa menghindari oli terbakar yang menyebabkan keluarnya asap putih dari knalpot.

Ketika pasang ring kompresi, jangan menempatkan celah ring pada satu titik. Karena hal itu akan akibatkan terjadinya kebocoran kompresi. Selain itu, tidak boleh juga menempatkan ujung ring kompresi pada celah ujung cincin oli.

“Tempatkan ujung-ujung ring kompresi sehingga membentuk sudut 120 derajat. Perhatikan juga kode di ring, tetap di atas ya,” wanti Sukma.

0 komentar:

Post a Comment